Langsung ke konten utama

Tips Perawatan Marmut

Sebagian orang memelihara marmut sebagai Hewan Peliharaan. Marmut mempunyai kecenderungan lebih mudah jinak, namun sebaiknya dibiarkan dulu sehari ketika marmut tersebut baru tiba di rumah kita. Marmut akan melakukan adaptasi terhadap tempat tinggal barunya.

Pemberian pakan kepada marmut dilakukan setiap hari, biasanya pakan tersebut berupa pellet (khusus untuk marmut), air bersih, jerami, dan sayuran. Air bersih diberikan secara periodik sesuai dengan kebutuhan.

Demikian juga dengan jerami, sebaiknya kandang marmut diberikan jerami pilihan yang berguna untuk melatih pertumbuhan gigi marmut. ciri jerami yang baik adalah jerami yang banyak mengandung kalsium. Adapun sayuran segar sebaiknya diberikan satu cangkir per hari dan jangan lupa untuk memberikan pula vitamin C tambahan pada marmut Hewan Peliharaan kesayangan Anda. sediakan kandang yang dilengkapi oleh alasnya, botol minum, dan alas makan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Burung Jalak Bali

Jalak Bali yang bernama asli Curik Bali Sepintas penampilannya burung ini mirip dengan burung Jalak Putih dan burung Jalak Suren, Burung Jalak Bali memiliki ciri-ciri khusus, di antaranya memiliki bulu yang putih di seluruh tubuhnya kecuali pada ujung ekor dan sayapnya yang berwarna hitam. Mata burung Jalak Bali berwarna coklat tua, daerah sekitar kelopak mata tidak berbulu dengan warna biru tua, Burung Jalak Bali mempunyai jambul yang indah, baik pada jenis kelamin jantan maupun pada betina, Jalak Bali mempunyai kaki berwarna abu-abu biru dengan 4 jari jemari (1 ke belakang dan 3 ke depan), Paruh runcing dengan panjang 2 - 5 cm, dengan bentuk yang khas dimana pada bagian atasnya terdapat peninggian yang memipih tegak. Warna paruh abu-abu kehitaman dengan ujung berwarna kuning kecoklat-coklatan. Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) dengan nama lokal Curik Putih, merupakan  salah satu satwa yang terancam punah  dan endemik yang ada di Indonesia tepatnya di pulau Bali, dengan seb...