Langsung ke konten utama

Makanan Hamster

Hamster merupakan jenis Hewan Peliharaan yang memakan semua makanan (omnivora), mereka akan memakan makanan apa saja yang mereka temui terlebih yang manis-manis tanpa pikir panjang lagi. Mereka tidak berpikir apa makanan tersebut berbahaya atau tidak untuk mereka, akan tetapi bukan berarti kita bebas memberikan hamster semua jenis makanan sebagai pakan untuk hamster. Jika kita memberi makanan apa saja yang mereka makan, mereka dapat menjadi gemuk, dan sering kali dapat membuat mereka sakit.

Oleh karena itu untuk menjadi pemelihara yang baik anda juga perlu menjadi pakar gizi mereka yang baik untuk hamster anda. Untuk kesetabilan kesehatan tubunya, hamster membutuhkan kadar protein 18 % protein. Hamster menyukai biji bunga matahari atau kuaci layaknya hewan-hewan pengerat lainnya. Dalam dunia kesehatan, biji-bijian memang banyak mengandung nutrisi penting. Namun, bagi hamster, kebanyakan mengkonsumsi biji bunga matahari setiap hari adalah berbahaya karena biji bunga matahari pun mengandung terlalu banyak lemak. Artinya, hamster akan cepat gemuk dan malah rentan mengalami yang namanya kegemukan.

Sebagai solusi, ada baiknya memberi Makanan Hamster biji bunga matahari sebagai hadiah saja dimana maksimum diberikan setiap harinya lima biji. Sebagai tambahan yang tidak kalah pentingnya, untuk membuat hamster lebih jinak, berikanlah makanan hamster dengan tangan.

Apakah makanan hamster hanya biji-bijian dan kacang-kacangan? Tidak. Hamster juga menyukai sayur-sayuran seperti kol, kangkung, dan wortel. Beberapa orang mengatakan bahwa selada jika dijadikan makanan hamster akan berbahaya. Saya tidak terlalu paham masalah ini, namun ada baiknya kita percaya saja toh masih banyak makanan lain yang bisa diberikan. Hamster pun menyukai buah-buahan seperti buah apel dan pisang. Sama halnya dengan sayuram, buah pun pasti akan membusuk. Artinya, kita harus rajin mengecek apakah makanan hamster yang berupa buah yang disisakannya. Apabila telah busuk, maka segera buang karena berbahaya jika dilahap si hamster mungil.

Bumbu-bumbu seperti daun bawang, bawang putih, atau seledri jangan sekali-sekali diberikan sebagai makanan hamster, karena itu bisa menjadi racun bagi mereka. Hindari pula makanan yang berbumbu, makanan hasil proses kimia, makanan dengan pemanis buatan, dan makanan khusus untuk hewan peliharaan lainnya. Hal paling aman adalah memberikan makanan berupa biji-bijian segar. Di Indonesia terdapat beberapa usaha rumah tangga yang membuat makanan hamster dari biji-bijian. Pilih biji-bijian yang tidak diawetkan namun bebas dari kutu dan bahan pewarna. Demi keamanan, sebaiknya tidak memberikan makanan berupa daun segar dan makanan instan. Beberapa jenis daun segar mungkin tidak berbahaya bagi hamster, namun sebagian besar daun-daunan sudah tercemar pestisida. Walau sedikit, hamster rentan terhadap pestisida. Makanan instan juga tidak baik diberikan kepada hamster karena biasanya mengandung bahan pengawet. Makanan mengandung garam dapat menyebabkan kerontokan pada bulu hamster.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Burung Jalak Bali

Jalak Bali yang bernama asli Curik Bali Sepintas penampilannya burung ini mirip dengan burung Jalak Putih dan burung Jalak Suren, Burung Jalak Bali memiliki ciri-ciri khusus, di antaranya memiliki bulu yang putih di seluruh tubuhnya kecuali pada ujung ekor dan sayapnya yang berwarna hitam. Mata burung Jalak Bali berwarna coklat tua, daerah sekitar kelopak mata tidak berbulu dengan warna biru tua, Burung Jalak Bali mempunyai jambul yang indah, baik pada jenis kelamin jantan maupun pada betina, Jalak Bali mempunyai kaki berwarna abu-abu biru dengan 4 jari jemari (1 ke belakang dan 3 ke depan), Paruh runcing dengan panjang 2 - 5 cm, dengan bentuk yang khas dimana pada bagian atasnya terdapat peninggian yang memipih tegak. Warna paruh abu-abu kehitaman dengan ujung berwarna kuning kecoklat-coklatan. Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) dengan nama lokal Curik Putih, merupakan  salah satu satwa yang terancam punah  dan endemik yang ada di Indonesia tepatnya di pulau Bali, dengan seb...